sejarah-shio-cina-2017

Sejarah Shio bangsa Cina

Cina sebagai salah satu budaya dunia tertua mempunyai banyak sekali peninggalan yang masih diakui dan terus dipercayai hingga saat ini dan salah satunya adalah shio. Shio digunakan sebagai penanda tahun dalam budaya Cina dan digunakan terus hingga hari ini.

Sejarah Shio digunakan pertama kali yaitu pada tahun ke-61 masa pemerintahan Kaisar Huang Ti (2697 SM – 2597 SM ) dan dianggap sebagai Bapak Kebudayaan Cina.

shio

Sistem siklus zodiak yang dimaklumatkan oleh Kaisar Huang Ti berhubungan erat dengan sistem penanggalan Cina yang sudah dikenal dan berlaku sejak tahun 2637 SM (Sebelum Masehi). Satu siklus lengkap terdiri dari lima siklus biasa. Satu siklus biasa berjalan sepanjang 12 tahun. Satu siklus lengkap membutuhkan waktu 60 tahun. Sekarang ini, kita berada dalam siklus lengkap ke-78 yang dimulai dari tahun 1984 dan akan berakhir pada tahun 2004.

Ke-12 tahun siklus biasa itu dinamakan sesuai nama binatang tertentu. Konon, ketika Sang Buddha bersiap-siap naik ke Nirwana, semua binatang dipanggil untuk menghadap. Binatang yang paling tanggap pada panggilan Sang Buddha pertama kali adalah Tikus. Setelah Tikus, muncul Kerbau dan Macan. Kelinci dan Naga menyusul setelah itu. Kemudian, berturut-turut datanglah Ular, Kuda, Kambing, Monyet, Ayam, Anjing, dan yang terakhir adalah Babi. Nama binatang-binatang inilah yang digunakan untuk mewakili nama tahun dalam siklus zodiak Cina.

Dalam Kebudayaan Cina kuno, setiap tanda binatang dikenal sebagai “Cabang Bumi”. Binatang tahun kelahiran akan mempengaruhi kepribadian dan kehidupan seseorang serta alam semesta dan seluruh isinya. Tentang nama binatang dalam zodiak Cina tersebut, ada sebuah pepatah Cina kuno yang menyebutkan bahwa “inilah binatang yang tersembunyi di dalam lubuk hatimu”.

Keberadaan setiap Cabang Bumi selalu terpadu bersama satu dari lima unsur. Lima unsur tersebut, yaitu unsur Kayu, unsur Api, Tanah, Logam dan Air, dimana kelima unsur ini mempunyai sifat yang berbeda tetapi bisa saling melengkapi.

Baca Mengenal Unsur Element dalam Astrology Cina

Selain shio tahunan, dalam perhitungan shio juga memperhatikan jam kelahiran atau Shio Harian. Perhitungan Shio Harian dalam sistem zodiak Cina dimulai dari pukul 23.00. mulai dari 23.00 hingga pukul 23.00 keesokan harinya atau 24 jam. Kemudian, perhitungan waktu itu dibagi menjadi 12 bagian. Masing-masing bagian terdiri dari dua jam. Setiap bagian atau setiap 2 jam itu diperintah atau berada di bawah kekuasaan satu binatang zodiak. Perhitungan Shio Harian ditunjukkan tabel berikut.

Jam Kelahiran Shio Harian

23.00 – 01.00 Tikus

01.00 – 03.00 Kerbau

03.00 – 05.00 Macan

05.00 – 07.00 Kelinci

07.00 – 09.00 Naga

09.00 – 11.00 Ular

11.00 – 13.00 Kuda

13.00 – 15.00 Kambing

15.00 – 17.00 Monyet

17.00 – 19.00 Ayam

19.00 – 21.00 Anjing

21.00 – 23.00 Babi

Jam kelahiran akan sangat mempengaruhi perangai seseorang. Misalnya, seorang yang bershio Tikus akan tampak agresif, kemungkinan besar lahir antara pukul 03.00-05.00 pagi. Sementara, orang yang bershio Tikus yang tampak pendiam dan pasif, kemungkinan lahir antara pukul 09.00-11.00.

Untuk mengenal karakter, sifat dan perilaku tiap shio akan dibahas pada posting berikutnya.